SURABAYA, ON THE NEWS - Keramaian pusat kota menyajikan pemandangan yang kian langka. Di antara pedagang Banyu Urip, tidak hanya menawarkan barang dagangan. Jasa tukang pijat pinggir jalan menghadirkan sensasi unik bagi pelanggannya. Harsono namanya. Di usianya yang sudah tidak lagi muda, sautan klakson tidak mengurungkan niatnya mencari nafkah. Dengan kesederhanaan, menawarkan layanan pijat yang menenangkan di tengah riuh kehidupan urban. Membuka tikar, menyusun peralatan, kemudian duduk menanti pasiennya. Bisingnya lalu lintas tetap diterjang Harsono untuk meneriakkan kata “pijatnya pak, biar sehat”. Tidak ragu para pelanggannya melepas kain di tubuh untuk merasakan sensasi tangan Harsono. Di usianya yang masih cukup belia, Ia telah melakukan praktek pijat di Taman Bungkul Surabaya. Menurutnya passion adalah kunci menjalankan pekerjaan dengan sepenuh hati dan bahagia. Banyak bidang telah dilalui, berbagai jenis pekerjaan telah dicicipinya. Mulai dari pegawai Negeri, security, pedagan...