Skip to main content

Event Pokemon Universe War Arena Sebagai Media Edukasi Game Ramah Anak

Antusiasme peserta event pokemon war arena dalam sesi pertandingan antar team. (OTNews/Ikrar Raditya).


Surabaya, 19 Mei 2024- Event Pokemon Universe War Arena Surabaya yang diselenggarakan Nineten Dolan Surabaya dan WTC War Arena, diselenggarakan di lantai 4 WTC EMall War Arena Surabaya pada sabtu 19 Mei 2024. Sebagai event besar pertama yang diadakan tahun ini dan sudah tahun ke-3 mengadakan event pokemon yang turut melibatkan pokemon fans Surabaya.

Pokemon Universe War Arena dalam memeriahkan acara pokemon journey Surabaya, beberapa game yang turut dimainkan seperti Pokémon Unite, TCG Pokémon, VGC Pokémon dan Pokémon Go, dengan total hadiah mencapai Rp 100.000.000. Acara ini diharapkan menjadi ajang kompetisi seru sekaligus sebagai media sosialisasi game pokemon yang ramah anak.

Kehadiran event pokemon di Surabaya bukan semata-mata pertandingan game online, melainkan sebagai bentuk media edukasi edukasi dan reuni bagi para pemain. Al Kindi selaku panitia mengatakan “hal yang menarik disini adalah bertemu dengan teman komunitas, saling bertukar pikiran terkait masa depan game pokemon, apalagi pada tahun 2015 salah satu turnamen juga sempat mendapat lonjakan pemain yang tinggi. Bahkan pada akhirnya muncul banyak Kasus yang memakan korban karena para pemain yang kurang hati hati dan sistem game yang masih belum sempurna”. tambahnya.

Menurut Al Kindi, panitia penyelenggara event PUWA sekaligus menjadi perwakilan Gim Shopee Indonesia menjelaskan, kehadiran game pokemon unite menjadi game ini lebih ramah anak anak, dengan memberikan batasan waktu untuk para pemain agar berhenti pada waktu yang sudah ditentukan dengan tujuan menjaga anak - anak dari kecanduan game online.“Jadi kalau anak kecil atau remaja mau main pokemon lebih ramah saja karena cuman sepuluh menit sudah pasti selesai gak kayak game lain” ujar Al Kindi. 

Ditengah arus gelombang game online yang semakin banyak, Alkindi berbagi pandangannya tentang popularitas Pokémon dibandingkan dengan Mobile Legends. "Pokémon memiliki pasarnya sendiri. Banyak pemain yang menikmati berbagai aspek dari Pokémon, seperti action figure, koleksi kartu, dan game kompetitif," jelasnya.

               Peserta turnamen Pokemon unite, TCG Pokemon, VCG Pokemon dan Pokemon go.
                   (OTNews/Ikrar Raditya).


Dalam event ini juga dimeriahkan oleh beberapa turnamen dengan hadiah Pokemon Card edisi terbatas dengan hadiah uang tunai, ada Pokemon unite, TCG Pokemon, VCG Pokemon dan Pokemon go. Event ini biasanya diadakan dua kali dalam satu tahun dan ini merupakan event pertama pada tahun ini. Pada Event TCG dan VCG pun kemenangan diraih Rifky juara satu.

Rifky, salah satu pemenang dalam turnamen Trading Card Game (TCG), mengungkapkan kegembiraannya. "Saya sudah bermain Pokémon sejak 2021. Dalam turnamen ini, meskipun ada lawan yang sulit, karena sudah tahu cara melawannya, saya bisa menang," katanya.

Alkindi berharap acara ini dapat semakin ramai di masa depan. "Kami berharap semakin banyak peserta yang bergabung, terutama untuk turnamen TCG dan Pokémon Unite," ujarnya. Acara ini merupakan event pertama di WTC Surabaya, namun Alkindi menyebutkan bahwa sebelumnya sudah sering diadakan acara serupa di tempat lain. 

Event lomba Pokémon ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai tempat untuk mempererat komunitas penggemar Pokémon. Dengan berbagai tantangan dan kesenangan yang ditawarkan, acara ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang di tahun-tahun mendatang.



Comments

Popular posts from this blog

Menghindari Macet: Warga Memilih Gunakan Perahu Untuk Menyeberang

  On The News - 23/05/2024 05:30 WIB  Penulis: Krisantus Brilian Editor: Amelia Cornelia Surabaya, OTNews - Penyeberangan perahu di jalan Raya Mastrip menjadi solusi jalan alternatif pengendara sepeda motor dalam menghindari kemacetan.  Penyeberangan perahu di jalan raya Mastrip Kemlaten, Kebraon,Surabaya menjadi alternatif bagi warga menghindari kemacetan dan tidak memakan waktu saat perjalanan. Banyak warga dan anak sekolah menggunakan perahu untuk menyebranginya, “bisa tembus Pagesangan sampai Kebraon, “Tutur Pak Supri sebagai penarik perahu(23/5/2024). Menyeberangi perahu juga menjadi salah satu pilihan bagi warga dan anak sekolah untuk mengakses jalan pada saat berangkat maupun pulang beraktivitas. Salah satu pengendara motor, mengungkapkan bahwa "Akses jalan melalui perahu lebih cepat," tutur Bimo (23/5/2024) dibandingkan dengan menggunakan jalan darat yang sering mengalami kemacetan. Meskipun pemerintah kota Surabaya telah meminta agar seluruh perahu tamba...

PERJUANGAN EDI SUYANTO JURU PARKIR LIAR DAN PETUGAS KEBERSIHAN DI TENGAH KESULITAN EKONOMI KOTA SURABAYA

S urabaya  - Di balik hiruk-pikuk kota Surabaya terdapat sosok Edi Suyanto seorang juru parkir liar dan petugas kebersihan yang telah bekerja tanpa lelah selama lebih dari sepuluh tahun. Edi yang kini berusia 46 tahun merupakan warga asli Surabaya dengan darah setengah Madura. Edi telah bekerja di Indomaret Point Mojopahit yang terletak di Jl. Mojopahit No.1, Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. Edi Suyanto seorang pekerja keras yang tak kenal lelah, telah berprofesi sebagai juru parkir liar dan petugas kebersihan di Indomaret Point Mojopahit. Edi mengabadikan dirinya untuk menjaga keamanan kendaraan para pengunjung, terutama mahasiswa dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Selama lebih dari sepuluh tahun, Edi telah bekerja sebagai juru parkir liar untuk memastikan kendaraan para pengunjung aman dari pencurian. Edi juga bekerja sebagai petugas kebersihan di minimarket tersebut. Pekerjaan ini Edi jalani setiap sore hingga malam hari. “Saya kerjanya dari jam 4 so...

Terbengkalainya 3 Mall di Surabaya

Surabaya - Beberapa pusat perbelanjaan di Surabaya, yang dulunya menjadi destinasi favorit masyarakat, kini tampak sepi pengunjung. Surabaya Town Square, Marvel City Mall, dan Lenmarc Mall adalah beberapa contoh mal yang kini mengalami penurunan jumlah pengunjung yang signifikan. Surabaya Town Square, atau yang dikenal dengan sebutan Sutos, pernah menjadi mal paling hits di kalangan anak muda Surabaya. Namun, seiring berjalannya waktu, mal ini mulai ditinggalkan oleh pengunjungnya. Kondisi ini menyebabkan sejumlah tenant memilih untuk menutup usahanya, sehingga menambah kesan sepi di dalam mal tersebut. Pasangan Grace Lauren dan David James, yang rutin berkunjung ke Sutos, mengungkapkan bahwa mereka ke Sutos seminggu dua kali hanya untuk jogging memanfaatkan jogging track yang ada. “Kami ke Sutos seminggu dua kali hanya untuk jogging. Mungkin fasilitasnya bisa diperluas, jogging track-nya dibuat lebih baik lagi, dan tempat ganti juga perlu diperbaiki,” ujar Grace. Marvel City Mall, yan...