Skip to main content

Kegagalan Dibalik Meriahnya HUT Surabaya ke-731

 


Surabaya - Semarak rangkaian hari jadi kota Pahlawan ke-731 memiliki susunan acara yang panjang. Diawali pada tanggal 4 Mei 2024 yang diadakan “Mata Panah Cup Race” yang merupakan sebuah perlombaan panahan dan diakhiri pada tanggal 31 Mei 2024 dengan acara peresmian wisata Kota Lama Surabaya. 


Selama total kurang lebih sepuluh acara dalam satu bulan yang diadakan sebagai bentuk pengarakan kemeriahan hari jadi kota Surabaya yang ada, juga ada kegagalan yang ditemukan. Kegagalan yang ditemukan oleh kami adalah Kegagalan pada peresmian Wisata Kota Lama Surabaya, yang mana adalah acara yang diadakan persis pada tanggal 31 Mei yakni hari ulang tahun kota Surabaya.


Pada tanggal 31 Mei 2024, bangunan Wisata Kota Lama masih terlihat banyak bagian yang belum terselesaikan. Masih banyak tumpukkan bahan bangunan yang menunggu untuk diselesaikan, Menurut Syaiful (31/04), salah satu tukang yang mengerjakan Wisata Kota Lama mengatakan bahwa proses pengerjaan akan diselesaikan segera. Pengakuan dari Syaiful adalah bentuk bahwa pengerjaan yang belum tuntas.


Terdapat kelompok Pegawai Negeri Sipil dari Pemerintah Kota Surabaya yang hadir sambil berfoto menggunakan pakaian rapi ala Cak & Ning Surabaya. Ujar Dian (31/04) sebagai salah satu ASN di Pemerintah Kota  “Wisata Kota Lama sebenarnya sudah disiapkan dari jauh-jauh hari, karena merupakan rangkaian dari hari jadi kota Surabaya, cuman waktu tepatnya kapan? Untuk peresmian itu, akan menunggu kabar selanjutnya”. Sejak pagi memang Wisata Kota Lama terlihat tidak ada satupun persiapan berupa panggung, sound, maupun para peserta yang hadir. 


Terdapat harapan yang dijelaskan juga oleh Ayu (31/04) sebagai salah satu ASN di Pemerintah kota juga adalah supaya Wisata Kota Lama bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat kota Surabaya dan memperbanyak tempat wisata di kota Surabaya. 


Harapan lain juga muncul dari salah satu pedagang kaki lima di sekitar Wisata Kota Lama Surabaya, yakni Fatimah (31/04) yang berharap Wisata Kota Lama ini bisa segera diresmikan sehingga dapat menjadi tempat wisata baru di kota Surabaya dan banyak diminati masyarakat yang mana dapat meningkatkan penjualan dari dagangannya sendiri. 


Harapan ini dapat cepat tercapai jika semakin cepat juga pengerjaan dari bangunan Wisata Kota Lama ini diselesaikan dan segera diresmikan. Dengan segera diresmikannya Wisata Kota Lama ini juga akan banyak pihak yang diuntungkan dan bisa menjadikan Surabaya kota yang lebih baik dan kurang dari kata gagal.


Peresmian Wisata Kota Lama menjadi satu rangkaian yang seharusnya juga dapat dilaksanakan dengan baik dan tidak menjadi sebuah titik hitam kecil dari seluruh rangkaian hari jadi kota Surabaya yang meriah dan apik. Peresmian Wisata Kota Lama dapat dikatakan sebagai bentuk dari kegagalan dan celah kecil dari baiknya seluruh rangkaian yang ada.





Comments

Popular posts from this blog

Menghindari Macet: Warga Memilih Gunakan Perahu Untuk Menyeberang

  On The News - 23/05/2024 05:30 WIB  Penulis: Krisantus Brilian Editor: Amelia Cornelia Surabaya, OTNews - Penyeberangan perahu di jalan Raya Mastrip menjadi solusi jalan alternatif pengendara sepeda motor dalam menghindari kemacetan.  Penyeberangan perahu di jalan raya Mastrip Kemlaten, Kebraon,Surabaya menjadi alternatif bagi warga menghindari kemacetan dan tidak memakan waktu saat perjalanan. Banyak warga dan anak sekolah menggunakan perahu untuk menyebranginya, “bisa tembus Pagesangan sampai Kebraon, “Tutur Pak Supri sebagai penarik perahu(23/5/2024). Menyeberangi perahu juga menjadi salah satu pilihan bagi warga dan anak sekolah untuk mengakses jalan pada saat berangkat maupun pulang beraktivitas. Salah satu pengendara motor, mengungkapkan bahwa "Akses jalan melalui perahu lebih cepat," tutur Bimo (23/5/2024) dibandingkan dengan menggunakan jalan darat yang sering mengalami kemacetan. Meskipun pemerintah kota Surabaya telah meminta agar seluruh perahu tamba...

Relokasi Festival Rujak Uleg 2024 Tanggapi Kritik dengan Melibatkan Semua Kalangan

  SURABAYA - Menjawab kritik masyarakat pada Festival Rujak Uleg 2023 lalu, disebut bukan pesta rakyat melainkan pesta pejabat. Festival rujak uleg 2024 yang digelar pada 18 Mei dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 mengalami relokasi ke Halaman Balai Kota Surabaya. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diadakan di Kya-Kya Kembang Jepun, Festival Rujak Uleg 2024 akan berlangsung pada tanggal 18 Mei 2024 di pusat kota, tepatnya di Halaman Balai Kota Surabaya. Pemindahan ini bertujuan untuk memudahkan akses bagi seluruh masyarakat dan lokasi lebih luas membuat lebih banyak masyarakat terlibat mencicipi langsung rujak uleg dari Walikota Surabaya. “Ini pertama kalinya saya dan suami datang ke Festival Rujak Uleg karena diadakan di pusat Kota Surabaya, rumah saya di Surabaya Selatan dulu jauh kalau harus ke daerah Kembang Jepun, sekarang enak kalau festivalnya ada di pusat Surabaya,” jelas Suharti tentang relokasi Festival Rujak Uleg 2024. Walikota Surabaya...

PERJUANGAN EDI SUYANTO JURU PARKIR LIAR DAN PETUGAS KEBERSIHAN DI TENGAH KESULITAN EKONOMI KOTA SURABAYA

S urabaya  - Di balik hiruk-pikuk kota Surabaya terdapat sosok Edi Suyanto seorang juru parkir liar dan petugas kebersihan yang telah bekerja tanpa lelah selama lebih dari sepuluh tahun. Edi yang kini berusia 46 tahun merupakan warga asli Surabaya dengan darah setengah Madura. Edi telah bekerja di Indomaret Point Mojopahit yang terletak di Jl. Mojopahit No.1, Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. Edi Suyanto seorang pekerja keras yang tak kenal lelah, telah berprofesi sebagai juru parkir liar dan petugas kebersihan di Indomaret Point Mojopahit. Edi mengabadikan dirinya untuk menjaga keamanan kendaraan para pengunjung, terutama mahasiswa dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Selama lebih dari sepuluh tahun, Edi telah bekerja sebagai juru parkir liar untuk memastikan kendaraan para pengunjung aman dari pencurian. Edi juga bekerja sebagai petugas kebersihan di minimarket tersebut. Pekerjaan ini Edi jalani setiap sore hingga malam hari. “Saya kerjanya dari jam 4 so...